Struk Gaji Karyawan – Merupakan salah satu kewajiban perusahaan yang harus di sampaikan kepada pekerjanya.
Biasa juga di sebut slip, isinya sama saja namun istilahnya yang berbeda. Seiring dengan berkembangnya teknologi, struk gaji tidak di berikan menggunakan kertas namun di berikan secara online melalui aplikasi.
Dan memuat berbagai macam hal yang ada sangkut pautnya dengan pendapatan bulanan. Jika perusahaan tempat Anda sudah mendaftarkan karyawannya pada layanan asuransi, maka akan ada potongan-potongan bulanan yang di jelaskan pada struk gaji.
- Baca Juga : HRD dan Personalia
Hal-hal yang Termuat pada Struk Gaji
Ada banyak hal yang di muat pada struk gaji karyawan agar pekerja mengetahui berapa jumlah tunjangan pokok, serta potongan yang di dapatkan setiap bulannya. Isi yang termuat pada struk gaji karyawan di antaranya:
1. Informasi Karyawan
Merupakan hal pertama yang akan Anda lihat pada karyawan. Terdiri dari nama perusahaan, kantor cabang perusahaan jika karyawan bekerja di kantor cabang, nama karyawan, jabatan karyawan serta nomor induk karyawan.
Jika pekerja sudah memiliki NPWP maka nomor NPWP biasanya akan di cantumkan di bagian awal struk gaji.
2. Periode Gaji Karyawan
Periode gaji menunjukkan keterangan waktu struk gaji tersebut di terbitkan. Keterangan ini cukup penting sehingga tidak mungkin jika terlewatkan.
3. Keterangan Gaji Pokok
Setiap karyawan memiliki jumlah gaji pokok yang berbeda tergantung posisi yang di tempati. Jumlah gaji pokok sebuah perusahaan bisa berdasarkan upah minimum regional atau berdasarkan jam kerja tergantung dari ketentuan pimpinan.
4. Tunjangan Karyawan
Tunjangan bisa di berikan kepada karyawan jika perusahaan memiliki ketentuan untuk memfasilitasi karyawan. Gaji yang umum di berikan adalah tunjangan makan, tunjangan masa kerja, tunjangan transportasi, tunjangan pulsa dan lain-lain.
Setiap perusahaan memberikan besaran tunjangan yang berbeda tergantung dari posisi karyawan.
5. Potongan Gaji
Selain menerima tunjangan, karyawan juga mendapat potongan gaji bulanan. Potongan yang pasti ada pada setiap perusahaan adalah pajak penghasilan. Potongan pajak di sesuaikan dengan peraturan kantor pajak.
Jika perusahaan Anda mendaftarkan karyawannya di polis asuransi seperti BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan maka gaji Anda juga akan terpotong untuk membayar asuransi tersebut.
Tidak semua perusahaan memberikan jaminan pensiun, namun ada beberapa perusahaan yang memotong gaji untuk pesangon pensiun.
6. Benefit Karyawan
Biasanya karyawan yang berada di posisi marketing akan memperoleh benefit tambahan di luar gaji pokok dan tunjangan. Besaran benefit yang di berikan tergantung dari hasil penjualan produk selama satu bulan.
7. Jumlah Total Pendapatan
Hal terakhir yang termuat pada struk gaji karyawan adalah jumlah total pendapatan yang Anda terima selama satu bulan. Jumlah ini merupakan gaji bersih yang Anda terima setelah di lakukan pemotongan dan penambahan hal-hal lain sesuai periode gaji.
Contoh Struk Gaji Karyawan
Isi dari struk gaji karyawan memang banyak jika Anda perhatikan dari penjelasan di atas. Hal ini bertujuan agar karyawan mengetahui secara detail pendapatan yang di peroleh selama satu bulan.
Kesimpulan
Hal-hal yang termuat pada struk gaji karyawan bisa saja berbeda tergantung dari perusahaan tempat Anda bekerja. Seperti potongan yang mungkin tidak sama karena perusahaan Anda tidak mendaftarkan karyawannya ke asuransi atau ke jenis tunjangan yang di berikan.
Contoh yang di berikan struk gaji karyawan yang secara umum beredar di perusahaan.